Salatiga, Ganjar Pranowo Minta Pasar Rakyat di Jawa Tengah Menerapkan Physical DIstancing

entry image

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta Pasar Rakyat di Jawa Tengah untuk menerapkan physical distancing sebagai upaya percepatan memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Karena pasar merupakan tempat berkumpulnya masyarakat dalam jumlah yang tidak sedikit untuk melakukan transaksi jual beli.

Gubernur mengapresiasi langkah sejumlah pemerintah Kab/Kota di Jawa Tengah yang sudah menerapkan physical distancing di Pasar Rakyat, diantaranya Pasar Pagi Kota Salatiga; Pasar Bintoro Pagi Demak; Pasar Puri Kab. Pati; Pasar Trangkil Kab. Pati; Pasar Juwana Baru Kab. Pati; Pasar Peterongan Pagi Kota Semarang; Pasar Kejambon Kota Tegal; Pasar Randugunting Kota Tegal; Pasar Langon Kota Tegal; Pasar Bandung Kota Tegal; Pasar Krandon Kota Tegal; Pasar Trayeman Kab. Tegal; Pasar Tumenggungan Kab. Kebumen. Langkah ini diharapkan juga dapat diikuti oleh pemerintah kab/kota lainnya, demi percepatan memutus penyebaran COVID-19 di Jawa Tengah.

  Ia mengakui dibutuhkan upaya seperti membangun komunikasi intens dengan para pedagang dalam penerapan physical distancing di pasar rakyat. Untuk itu diperlukan koordinasi yang baik antara OPD teknis dengan paguyuban pedagang pasar serta instansi lain seperti Satpol PP, Dishub dan TNI/POLRI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *