Educa Salatiga Global Game JAM 2019

Dalam ajang meningkatkan kreatifitas anak bangsa, Educa Studio Salatiga menggandeng lembaga pendidikan sekolah di Salatiga bekerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Salatiga mengadakan acara Educa JAM 2019

Acara ini di ikuti oleh 25 peserta yang sebagian besar masih pelajar SMP hingga mahasiswa. Adapun pelaksanaanya berlangsung mulai tanggal 25 sampai 27 Januari 2019 bertempat di aula Dispernaker Kota Salatiga.

Continue reading “Educa Salatiga Global Game JAM 2019”

Karyawan PT Damatex Datangi Dispernaker Salatiga

Salatiga – Perwakilan buruh PT Damatex mendatangi Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dispernaker) Kota Salatiga. Kedatangannya menuntut hak-haknya atas pemutusan hubungan kerja (PHK) yang dilakukan terhadap 684 karyawan dengan alasan adanya efisiensi.

Koordinator Paguyuban 686 Karyawan Damatex yang di PHK, Baidlowi mengatakan, kedatangannya mewakili dari 686 karyawan PT Damatex Salatiga yang telah di-PHK sepihak pada tanggal 16 Oktober 2018.

“Kedatangan kami mewakili 684 karyawan PT Damatex Salatiga yang telah di-PHK sepihak sejak tanggal 16 Oktober 2018. Kami datang untuk memberikan dukungan moral dan doa kepada pengurus SPN yang akan melakukan mediasi tripartite,” kata Baidlowi di sela-sela menunggu musyawarah yang datang bersama ratusan karyawan di Kantor Dispernaker Jalan Ki Penjawi Salatiga, Selasa (15/1/2019).

“Kami menuntut, pertama upah selama 4 bulan (mulai Agustus sampai saat ini) belum terbayarkan. Kami menuntut segera dibayarkan, kemudian iuran BPJS yang mulai Februari 2018 belum lunas segera dilunasi. Ketiga, kami tidak keberatan untuk PHK dan kami sangat setuju di-PHK asalkan dengan ketentuan-ketentuan yang berlaku,” katanya.

Selain itu, mereka juga menolak dilakukan PHK sepihak. Perusahan melakukan PHK dengan alasan efisiensi. Untuk itu, karyawan meminta pembayaran pesangon sebesar 2 kali PMTK (Peraturan Menteri Tenaga Kerja).

“Pesangon dan hak-hak lain karyawan sebanyak 686 dibayarkan tunai. Kami tidak setuju kalau dibayar secara diangsur,” tegas